Feeds:
Posts
Comments

Oatmeal Skin Remedy

I’ve planned to post this way before, but always ended telling my self “I’ll post this later, later, later”. Hail the procrastination!

I’ve stopped using any facial foam, milk cleanser and toner, etc after I watched this video around 2 years ago.

Before, I always used some prescription from dermatologist to wipe out any acne scars, and I always had pimples and acne when my period about to come. But after I moved to oatmeal as my face cleanser, I felt I’ve saved much money. Oatmeal is so cheap and it works as a cleanser, wipes out my acne scars, and even prevents pimples and acne in my period time. Awesome!

You can see the result of this remedy after you use it in two weeks. And it gets better after a month, two months, three months, and now in my case, 2 years. I am happy with my skin now (even I start seeing lines, wrinkles and dark spots here and there. Aging ~~). It looks brighter and feels smoother. I will definitely use this in many more years ahead. It’s natural. It’s cheap. And it works wonderfully.

How I use oatmeal. I take a tablespoon of oatmeal, throw it into a small bowl. And then I add up about two tablespoons of lukewarm water, mix them a lil, then rub it on your face for a minute. Rinse off and pat dry.

Beside oatmeal, I sometimes use baking soda as a cleanser too. Baking soda, not baking powder. But baking soda is a bit tricky. It doesn’t work with any type of skin in my opinion, especially for sensitive skin. So I recommend you try it first in your wrist around your vein. If it doesn’t show any effect, go and use it on your face. I use baking soda once or twice a week. It works as an exfoliator for your skin. It removes dead skin, make up, and black heads.

First time I used baking soda, I felt like my face burnt. But after I washed it, my skin felt super silky! And any black heads have gone.

How I use baking soda. I splash my face with fresh water until it all gets wet. I take about half tea spoon of baking soda and start to rub it on  my face about 1 minute and then rinse off. And last pat dry my face. Yes, pat dry girls, do not wipe!

It’s important to remember always moisturize your skin after you wash it. It will keep the moist and softness of your skin. Happy trying girls :)

Howdy People!

Been gone for way too long. I don’t even remember what my last post about. And I’m not in the mood to post any recipes lately. I’m having a break from kitchen I think. Too many things are hanging around my mind, but haven’t reached the point where I can’t stand all of these matters anymore. I still can think, but can’t think clearly, wisely, which kinda make me feel stressful inside unconsciously.

My plans didn’t work as the way I want them to be. And like what happened 6 years ago, I don’t have master plan B. I don’t know what path to choose. Well I know, but it’s blurry. Is it the right way? I don’t know. I have no clue. I have no one who can tell me what to do. ‘Cause that’s the point of living in adulthood, you choose your own path, no more people around telling you what to do. You choose with your own risks.

I think I’m in my lowest point. Hopeless? Ohh, how I hate calling my self a hopeless one. But yes, kinda hopeless. but why should I feel hopeless? I still can feel the air, feel the oxygen run in to my lung. I’m alive. And it left me with no reason to be hopeless, but to keep trying and believing that in the end I will get back on my track and achieve my goals.

My goal? To find a job! Soon!

I feel I’m getting older (yes, we all are getting older each day) and I have responsibilities to be fulfilled. Being settled in career is my very first move to prepare my self to the next step, where I have to start to think about marriage life. Who will be the one? Who fits me perfectly and willing to spend his life with me until the death tear us apart.

Another goal? To experience something new. I’ve been waiting like forever to be out of this city. I wanna be somewhere new, rounded with new people, make new friends, challenging my self with new activities. Anything new!

What I know now is not losing hope. And to have a big faith that it will be good in the end. Will be great in the end. And I will live a happy life for the rest of my life. Amin.

Monster Cookies

Ga ngerti juga kenapa disebut monster cookies. Temen-temen di kantor berhipotesis mungkin yang buat resep fans berat si Monster Cookies di Sesame Street :D

Cookies ini tidak menggunakan tepung sama sekali. Hanya oatmeal aja bahan utamanya. Choco chipsnya juga aku ganti pakai meses biasa, karena persedian choco chips lagi kosong.

Buat cookies selalu gampang. Tinggal cemplung bahan ini bahan itu ke mixer, kocok sampai tercampur rata, cetak, panggang, jadi.

Dan kayak yang aku bilang di postingan sebelumnya, ukuran cookiesnya bisa disesuaikan sesuai selera. Aku pilih buat gede-gede biar cepat selesai dan ga ribet. Tapi harus perhatikan waktu pemanggangan, semakin kecil, semakin sedikit juga waktu yang dibutuhkan agar cookies matang sempurna. Kalau untuk ukuran kecil, mungkin hanya butuh waktu 10-15 menit saja.

Biasanya kalau buat cookies, setelah dikeluarkan dari oven, dibiarkan terlebih dahulu kurang lebih 10 menit sampai cookies tidak terlalu panas. Baru deh bisa dicek cookiesnya uda matang atau belum. Caranya tekan perlahan bagian tengahnya. Kalau masih terasa lembek berarti cookies belum matang sempurna. Panggang lagi cookies dengan suhu yang sama dengan waktu 5-10 menit di posisi rak atas.

Bahan:

400 gr oatmeal

360 gr selai kacang

250 gr gula pasir

3 butir telur

120 gr mentega

2 sdt baking soda

1 sdt vanila bubuk

180 gr choco chips

permen coklat M&Ms atau chacha atau smarties untuk hiasan

 

Cara membuat:

  1. kocok mentega + gula pasir sampai tercampur rata dan mulai berwarna pucat dengan speed tinggi. Kemudian masukkan telur satu persatu, kocok kembali sampai tercampur rata.
  2. Tambahkan oatmeal + baking soda + vanila bubuk + choco chips. Aduk rata.
  3. bulat-bulatkan adonan cookies per 50 gr atau sesuai keinginan. Susun adonan cookies di loyang. Pipihkan adonan lalu hias dengan permen coklat.
  4. panaskan oven suhu 175°C dan panggang selama 20-25 menit sampai cookies matang kecoklatan dan garing.

Beberapa waktu lalu secara random nemu account Instagram cewek yang masaknya jago banget (menurut pendapatku). Setiap hari selalu ada postingan makanan yang dia masak, baik yang melalui proses cooking ataupun baking. Yang paling buat tertarik adalah dia sering buat cookies. Sedangkan aku jarang banget buat cookies karena mikirin ribet kecil-kecil. Tapi jadi tertantang mau buat setelah ngeliat postingannya. Langsung dong cari-cari beberapa resep yang gampang.

Dan akhirnya memutuskan untuk mencoba resep ini. Tertarik dengan teksturnya yang “chewy inside”.

Mungkin bagi orang-orang cookies ini bakal berasa “belum matang sempurna”. Padahal memang itu tekstur yang dicari dari cookies ini.

Gak seperti cookies lainnya yang bahan utamanya menggunakan tepung terigu protein sedang, resep cookies ini menggabungkan tepung terigu protein tinggi dan rendah. Perpaduan ini kayaknya berpengaruh dengan tekstur akhir cookiesnya. Selain itu, adonan cookies tidak langsung dipanggang, tapi didiamkan dulu 24-48 jam di dalam lemari es, baru dipanggang.

Cookies ini tentunya bisa dibuat dalam berbagai ukuran. Semakin besar, semakin lama juga waktu pemanggangan.

Nah, demi kefektifan waktu dan tenaga, aku buat 1 cookies beratnya 50 gr. Biar lebih mudah nakarnya sih aku pakai ice cream scoop.

Kayaknya uda kebanyakan ngomong. Let’s go through the ingredients:

245 gr tepung terigu protein rendah

245 gr tepung terigu protein tinggi

1 1/4 sdt baking soda

1 1/2 sdt baking powder

1 1/2 sdt coarse salt*

290 gr mentega

300 gr gula pasir

2 butir telur

1 sdt vanila bubuk

500 gr choco chips

Cara membuat:

  1. kocok mentega + gula pasir selama 5 menit dengan kecepatan tinggi. Tambahkan telur satu persatu, kocok erus sampai tercampur rata.
  2. turunkan kecepatan mixer lalu masukkan vanila bubuk + baking soda + baking powder + garam + tepung. Aduk rata.
  3. terakhir masukkan choco chips. Aduk perlahan dengan menggunakan spatula.
  4. cetak adonan dengan ice cream scoop atau ambil adonan sebanyak 50 gr lalu bulatkan. Simpan dalam wadah ledap udara dan diamkan di dalam lemari es selama 24-48 jam. Pipihkan adonan cookies sebelum dipanggang.
  5. panaskan oven suhu 175°C. Susun adonan cookies di loyang, beri jarak agar cookies tidak menempel satu sama lain ketika matang. Panggang selama 15-18 menit (untuk adonan 50 gr).

*di resep asli pakai coarse salt, semacam garam kasar, jadi cookiesnya samar-samar ada rasa asinnya. Tapi aku hilangkan waktu coba resep ini and still taste great :D

Churros

Churros lagi naik daun kayaknya. Di Instagram, liputan kuliner di televisi, di YouTube. So, I need to try this! Churros is Spanish doughnut. Tapi menurutku sendiri, setelah lihat-lihat resep di Google, churros adalah bentuk lain dari adonan kue sus yang digoreng lalu ditaburi gula dan cinnamon. That’s all.

Mungkin, untuk membuat churros, kita bisa menggunakan segala macam resep kue sus yang ada. Karena bahan serta prosesnya awalnya sama banget. Namun, proses menggoreng churros ini agak sedikit tricky. Model adonan churros menyerap minyak. Jadi sebelum digoreng harus pastikan minyaknya bener-bener panas.

Aslinya sih, churros disajikan dengan ditaburi gula yang sudah dicampur dengan sedikit cinnamon. Tapi sepertinya sekarang makin variatif. Ada yang disajikan pakai sekrim, selai, salted caramel, coklat or else. Just use everything you want.

Aku buat 2 macem. Pertama yang original.

Kedua aku campurin keju parut sama oregano bubuk di adonannya (my brother is not really a fan of cinnamon).

 

Bahan:

120 gr tepung terigu protein sedang

250 ml air

120 gr mentega/margarin

3 butir telur

1 sdm gula pasir

*taburan : 50 gr gula pasir + ¼ sdt cinnamon (atau bisa diganti dengan keju +oregano/basil)

 

Cara membuat:

  1. Panaskan air + mentega + gula (1 sdm) sampai mendidih.
  2. Masukkan tepung. Lalu aduk cepat sampai mulai terbentuk adonan. Masak di atas api selama 1 menit.
  3. Hilangkan uap panas dari adonan, lalu masukkan telur satu per satu dan aduk rata*.
  4. Siapkan piping bag dan ujung tips yang diinginkan. Masukkan adonan ke dalam piping bag.
  5. Panaskan minyak untuk menggoreng adonan.
  6. Lalu semprotkan adonan sepanjang 10-15 cm ke dalam wajan berisi minyak panas. Goreng sampai kedua sisi kecokelatan.
  7. Angkat dan tiriskan minyak dari churros. Selagi masih hangat, langsung gulingkan churros ke dalam campuran gula+cinnamon.

*Kalo mau dicampur keju atau oregano, bisa dicampur setelah memasukkan telur. Lalu aduk rata.

Spaghetti Pesto

Pertama kali makan ini di Gaboh Burger. Rasanya nempel banget di lidah. Gurih dan pedas. I bet they use rawit inside. Habis makan ini langung niat harus coba bikin sendiri. Toh dari liat0liat resep gampang banget buatnya, bahan-bahannya juga ga banyak.

Hasilnya sih ga semenarik tampilan gaboh, tapi rasa bolehlah~~

Untuk sosisnya aku ganti pakai sosis ayam, my all time favorite. Dan ga pakai rawit karena orang-orang di rumah ga semuanya tahan pedas. Jadi aku ganti pakai cabai bubuk biasa.

Bahan:

250 gr spaghetti, masak sesuai petunjuk kemasan

6 buah sosis

4 siung bawang putih, cincang halus

1 sdt cabai bubuk

4 sdm pesto

50 gr keju edam, parut

1/2 sdt garam (atau sesuai selera)

1/2 sdt lada hitam

Cara membuat:

  1. Bagi sosis menjadi 4 bagian. Lalu pada salah satu ujung buat sayatan agar sosis mekar ketika di goreng.
  2. Panaskan wajan lalu masak sosis sampai kecoklatan. Sisihkan.
  3. Panaskan wajan kembali, tumis bawang putih sampai harum, kemudian tambahkan pesto. Aduk rata.
  4. Masukkan spaghetti yang telah direbus dan ditiriskan.
  5. Tambahkan bacai bubuk, lada hitam dan garam. Terakhir tambahkan keju parut. Aduk rata.
  6. Sajikan bersama sosis goreng.

Rhythm of Defense

I remember randomly I listened to this song in the morning before my final defense.

I came to win, to fight, to conquer, to thrive
I came to win, to survive, to prosper, to rise
To fly

And just in a sec I believe I can conquer it. And yes I did. Very well (refers to my personal scale).

In my personal opinion, my defense day is way memorable than the graduation day. That was just the moment I presented my OWN work. And there was a huge relieve after hearing the result. So grateful :)

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.