Being old,, Being mature,, part 2


Dulu saat kita masih kecil mungkin kita melihat segala sesuatu dengan lebih ringan, lebih mudah. Sekarang, semakin bertambah usia, sadar atau tidak semakin banyak hal yang perlu dipertanyakan. Hal-hal yang dulunya bisa dengan cepat dan mudah kita jawab, sekarang seperti perlu waktu untuk diresapi kembali apakah jawaban kita sudah tepat, atau ada arti lain dari jawaban itu. Dunia terlihat semakin membingungkan. Kita bertanya sebagai salah satu cara kita untuk memilih mana yang benar mana yang salah, untuk memastikan apakah kita berada di jalan yang tepat atau tidak.

Kita bertanya apa itu cinta? Bagaimana cara mendapatkan cinta? Kapan cinta akan datang? Apa semua orang mendapat cinta sesuai dengan keinginannya? Perlu berapa lama orang mencari untuk mendapatkan cinta? Dari mana kita tahu cinta yang tepat itu seperti apa? Apakah orang yang ada disamping kita saat ini adalah cinta kita? Cinta sejati kita? Tapi apa itu cinta sejati? Benarkah cinta sejati ada??

Lalu teman, apa itu teman? Apa yang membuat seseorang menjadi teman? Apakah kita sudah mendapatkan teman yang tepat? Teman yang baik? Teman yang tulus? Apakah di saat kita menganggap seseorang teman, mereka juga menganggap kita teman? Lalu sudahkan kita menjadi teman yang baik? Senangkah mereka berteman dengan kita? Apakah kita memberi pengaruh positif pada mereka? Akan lamakah hubungan itu bertahan? Apa beda teman dan sahabat? Apa yang membuat teman menjadi sahabat?

Berikutnya hidup. Apa tujuan hidup kita? Jadi apa kita di dunia ini? Akankah semua mimpi bisa diwujudkan? Akankah kita berhasil menjadi sesuatu yang besar? Atau kita jatuh gagal? Bisakah kita bertahan? Dan banyak pertanyaan-pertanyaan lainnya. Yang pada akhirnya hanya menyulitkan kita. Kenapa semakin dewasa kita tidak bisa berpikir seringkas anak kecil saja? Terkadang kita terlalu sibuk mencari solusi dari suatu masalah padahal solusinya sendiri ternyata amat sangat mudah. Tapi menjadi berat karena semakin dewasa terlalu banyak keangkuhan yang datang dalam diri kita.

2 thoughts on “Being old,, Being mature,, part 2

  1. smakin nambah usia smakin bnyk ilmu yg didapat, smakin bnyk ilmu smakin bnyk yg mesti dipikirkan dan smakin bnyk masalah yg timbul..
    jadi, bijaksana lah dalam ngambil kputusan..
    dan pngalaman bs mndewasakan kita..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s