Reminiscence of Japan (part 1)


Nara

Sejujurnya, Nara zonk buatku. Dari awal aku bingung memutuskan antara mengunjungi Kobe atau Nara. Temanku juga sudah menganjurkan ke Kobe karena menurutnya “Nara itu ga ada apa-apanya”. Tapi searching lagi, lalu berpikir kayaknya aku akan lebih bahagia kalau bisa jalan-jalan di bawah Sakura yang bermekaran sambil ngasi makan rusa. Pasti gemas-gemas lucu pikirku.

20170502_144153-0120170502_144256-01

DSC02939-01

Isuien Garden

DSC02952-01

Isuien Garden

Pada kenyataannya, mostly sakuranya belum blooming *sad* Temple utamanya (Todaiji temple) juga lagi underconstruction. Hiburan yang tersisa hanya rusa-rusa yang berkeliaran bebas di Nara Park. Kita bisa memberi makan rusa-rusa ini. Makanannya khusus dan banyak dijual di sekitar park. Bentuknya kayak rice cake dan baunya harum. Malah sempat aku nanya ke penjualnya “Can I eat this?” Dianya ketawa. Yaiyalahhh…

Selama kita punya makanan ini, dijamin kita bakal terus dikejar rusa-rusa yang lahap banget makannya ini. Agak berasa geli sih pas jari kita terlalu dekat dengan mulut rusanya waktu ngasi makan. Basah gitu. 

DSC02971-0120170502_144054-0120170425_162534-0120170425_162602-0120170425_162453-0120170425_162514-01Osaka

Kesanku setelah mengunjungi Osaka, membosankan. Tapi mungkin ga adil ya langsung menyimpulkan begitu karena aku hanya menghabiskan waktu setengah hari di Osaka (sehari lainnya full di USJ). Sebenarnya ada satu lokasi yang pengen aku kunjungi, Osaka Aquarium, tapi ga keburu waktunya.

 

20170425_162706-01.jpeg

Path to guest house

20170425_162349-0120170425_162410-01

DSC03029-01-01.jpeg

Night view of Osaka from my guest house

  • Osaka Castle

Ini kayaknya menjadi tujuan yang wajib didatengin kalau ke Osaka. Osaka Castle ini lokasinya di tengah taman yang luasssssssss banget dan jalan menuju ke castlenya sendiri jauh banget! Pas banget hari pertama aku sampai di Osaka badanku lagi drop banget. Super capek. Tapi untungnya, lagi-lagi, selayaknya lokasi wisata lainnya, banyak yang jual makanan! Dan seketika capeknya hilang.

DSC03000-01DSC03013-01

  • Dotonbori

Lokasi lain yang wajib didatengin. Banyak banget makanan dan pusat perbelanjaan di area ini. Dan tentunya that iconic location, the Glicoman. Ya tapi karena gambar yang aku punya failed, ga usah dipost deh ya. 

DSC03053-01.jpeg

  • Universal Studio Japan

Tujuan utama ke Osaka, ya untuk masuk ke sini. Khususnya the Wizarding World of Harry Potter! Harga tiket regulernya 7600 yen (sudah include tax).

DSC03030-01.jpeg

 

I was so HAPPY that day! Ngerasain rasanya jalan di Diagon Alley, ngeliat Hogwarts Express, nyobain butterbeer, megang wand nya Harry, ngeliat Hogwarts, ngerasain gimana di dalam Hogwarts, ngerasain gimana rasanya naik sapu terbang! I cried a little honestly. So that’s how it felt to live your dream. I totally act like a teenager that day and almost forget my actual age. Truly happy!!!

Oh ya, untuk Wizarding World of Harry Potter ini ada time ticketnya (jadwal masuk ke wahananya). Jadi kita ga bisa langsung masuk begitu aja. Beruntung, waktu aku ke sana kemarin, ga perlu pake time ticket! Langsung masuk aja! Woohoooo!!!!

20170405_112711-01

Hogwarts Express

20170405_112915-01

The Fying Ford Anglia

DSC03031-01

Diagon Alley

DSC03032-01

Hogwarts

 

Awalnya pas tau aku akhirnya harus ke Jepang sendirian, sempat mikir aneh gak ya kalau main ke theme park sendirian? Ternyata ga sama sekali! Serunya sama aja. Bahkan waktu ngantri di setiap wahana lebih cepat. Jadi, di setiap wahana ada 3 jalur antrian, regular, express, dan single rider. Antrian single rider ini hamper sama cepatnya kayak antrian express. Kalau yang aku liat, single rider dipakai untuk Menuhin kuota. Misalnya, satu wahana jatahnya 4 kursi, sedangkan baru ada 3 orang, diambillah 1 orang dari single rider tadi. Total sehari (9.30 – 17.00) aku berhasil dapet 5 wahana. Lumayan banget, ga perlu beli express pass.

Permainan lain yang aku coba: 

  1. The Flying Dinosaur – ini sejenis jet coaster, dengan posisi kita digantung menyerupai burung (makanya disebut Flying Dinosaur). Gimana rasanya? Seram. Tapi cepet banget. Rasanya baru mulai, tau-tau uda selesai. 
  2. Amazing Adventure of Spiderman – baca dari beberapa artikel, katanya ini seru. Pas main, orang di kanan kiri teriak-teriak. Gw? Cuma diem. Patut dicoba? Ga sih kalau menurutku. Ga menegangkan. Ga buat takut. Ga seru. Bi-a-sa aja.
  3. JAWS – ini sebenarnya lebih ditujukan untuk pengunjung anak-anak ya. Tapi ini justru lebih seru dari Spiderman menurutku. Mba-mba dan mas-mas nya jago acting. Tapi sayang ga paham dia ngomong apaan. Tapi paham jalan ceritanya, dan dapet deg-degannya (buat ukuran anak kecil yaa).
  4. Hollywood Dream – di sini ada 2 pilihan jalur. Mau pilih naik roller coaster yang arah geraknya maju atau mundur. Aku pilih yang mundur dong ya, kan anaknya (pura-pura) pemberani. Ya Allah! Ini seram kaliiiii!!!! Dan ini tipe roller coaster yang pengamannya itu cuma berbentuk pegangan kayak Kora-kora di Dufan (jauuuh lebih aman tentunya) gak ada pelindung dari atas (paham kan ya??) Jadi rasa takutnya lebih memuncak. Ga tau kapan tracknya akan turun, kapan akan mutar, dan kapan berhenti. Ini juara banget seramnya. Kalau adrenaline junkie harus banget coba yang ini!

Sebenarnya kalau kita betah di USJ sampai malam, katanya bakal ada night paradenya. But I need to catch another place, jadi memutuskan pulang sebelum matahari terbenam.

 

Advertisements

2 comments

  1. Mira Afianti · May 4

    potonya bagus bagusssss deppp

    • devitoo · May 4

      Aku kok senang kali fotoku dibilang bagus sama kau 😅

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s