Reminiscence of Japan (part 3 – finale)


Tokyo

Sejujurnya ga ada tempat spesifik di Tokyo yang benar-benar memorable menurutku. Tapi aku suka Tokyo, kota megapolitan dengan berjuta hal yang bisa kita lakukan, mulai dari beragam kafe unik, spot-spot belanja barang branded yang lebih bersahabat dengan kantong, berbagai makanan otentik khas Jepang, taman-taman luas yang pas banget didatengin di musim semi, dan ga ketinggalan beberapa kuil yang terperangkap cantik di tengah hiruk pikuk Tokyo.

Aku ingat setiap aku berhasil sampai dengan selamat dari satu tempat ke tempat lain (karena ini pengalaman solo travelling pertamaku), I feel super proud with my self. Oke, mungkin lebay. Tapi menyenangkan ketika berada di kota asing, dan kita berhasil mencapai tujuan tanpa tersesat. Bagiku itu achievement tersendiri dalam trip ini.

Selama di Tokyo, bisa dibilang itineraryku kacau. Pertama, karena drama ditinggal pesawat dari Taiwan, jadinya waktu kedatanganku di Jepang jadi mundur, yang harusnya Jumat malam, jadi Sabtu sore. Habis lebih dari setengah hari. Banyak spot-spot yang akhirnya aku cancel mengingat jarak yang terlalu jauh, seperti Odaiba dan Fujiko F. Fujio museum.

20170401_210300-01

Lagi trend di Jepang katanya, bisa nyewa kostum Mario begini sambil muter-muter kota

20170402_130300-0120170425_162859-0120170425_162939-0120170425_163016-01

1492477665118-01

Asakusa

DSC02693-01

DSC02730-01

Shinjuku Gyoen

DSC02760-01

Yoyogi Park

DSC02779-01

DSC02781-01

Shinto traditional wedding

DSC02836-01DSC02839-01DSC02849-01

20170403_143656-01.jpeg

DSC02861-01

Mount Fuji from Kawaguchiko

DSC02915-01

This reminds me with Daisy from Marc Jacobs

DSC02922-01

Hachiko Statue

DSC02924-01

Shibuya Crossing

1490196458348[1]

Shibuya – Source: Martin

1492142565876-01

DSC03446-01

Ueno Park

National Museum of Nature and Science

National museum of nature and science ini sebenarnya berada di dalam satu komplek dari Tokyo National Museum. Lokasinya dekat dengan Ueno Park. Ngotot banget pengen ke museum, gegayaan. Ada dua yang aku masukin, Tokyo National Museum dan National Museum of Nature and Science ini. Dan bener, aku cuma skimming doang di dalam Tokyo National Museum. Tapi, begitu masuk ke National Museum of Nature & Science ini, sisi kanak-kanakku langsung muncul.

Aku selalu iri kalau ngeliat postingan blog atau vlog bocah-bocah di luar yang selalu ada kunjungan wisata ke museum yang ada sususan kerangka dinosaurus gede banget. Dan akhirnya, di usiaku yang jauh dari usia bocah, bisa ngeliat langsung. Aku bisa menghabiskan waktu lumayan lama di sini, karena banyak banget yang harus diliatin satu-satu. But, again, harus ngejar destinasi lainnya, jadi aku hanya ambil foto sebanyak-banyaknya untuk aku nikmati sesudahnya.

Nakameguro river

Another river with cherry blossom in each side that made beautiful pinkish tunnel. Dan ini panjang banget, dari Nakameguro sampai Meguro pemandangannya bakal begini terus. Dan… ga lupa dong, jajanan di pinggir jalannya yang ga kalah buat kalap.

1491617375452-01

Source: Martin

DSC03480-011492477557215[1]

Good accompany

Harus aku akui, senikmat apapun solo traveling, rasanya tetap lebih nikmat kalau ada orang yang bisa diajak berbicara dan tertawa selama perjalanan.

Dua orang ini menjadi penyelamatku banget selama aku di Tokyo, dan Osaka Kyoto juga walau hanya memberi arahan via Line. Aku cukup bilang mau makan ini, makan itu, beli ini beli itu, mau ke sana ke situ, mereka yang akan nentuin harus naik line apa, turun di mana, mereka yang akan pesenin makanan (in Japanese pastinya), mastiin makannya ga ada porknya, and else. Two personal guides that being very helpful.

DSC03531-01

IMG_0740-01

M: Bang, ada Aqua bang? G: Adanya Calpico bang, mau?

Yokohama

Ini mungkin tempat terfavorit selama di Jepang.

I can imagine my self sit on a bench near the harbor enjoying the breeze on my face while my head wandering about life and wait for the sunset and listen to my favorite playlist. Kotanya jauh lebih santai dibandingkan Tokyo yang super hectic. Tipe kota yang aku pilih untuk menghabiskan hari tuaku (well, I much more choose suburban location that totally out of the hustle bustle of big city).

20170425_162810-01

Becak khas Yokohama kayaknya

20170425_163056-0120170425_163337-0120170425_163302-0120170425_163240-01

1489936160523

Source: Martin

Jadi, selesai sudah rangkuman perjalanan selama di Jepang kemarin. Puas banget bisa menghabiskan waktu mengunjungi negara yang sudah ada di dalam list ku sejak lama. Dan lebih puas karena biaya perjalanan ini pure aku tanggung sendiri dari hasil gaji buruhku. Enak ya punya duit ternyata (apa sih).

Selanjutnya, nabung ke mana lagi yaa?

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s