Food Diary in Japan

pixlr_20170417151142240.jpg

Aku selalu suka makanan Jepang. I consider it as one of my comfort food, walaupun harganya ga comforting sih di kantong. Karena itu, mimpi lain yang pengen aku wujudin ketika di Jepang adalah makan sushi langsung di Jepang. Ga harus the BEST sushi, cukup sushi aja, selama di Jepang, aku uda bahagia! (mureee banget anaknya)

Selain sushi ada beberapa makanan lain yang pengen aku cobain, mau tau cita rasa aslinya gimana sih?

So, here are list of food that tasted while I’m in Japan.

  1. Sushi

Aku nyobain dua tempat, Sushizanmai (Tokyo) dan Musashi Sushi (Kyoto). Dari awal aku ga nyari secara specific mau makan di mana, cuma ngikutin arahan temenku doang. Balik ke Jakarta, search di Google, baru tau kalau Sushizanmai itu terkenal di Tsukiji. Yang aku makan ini di daerah Asakusa. Harganya lumayan sih, tapi enak banget!

20170417_130228.jpg

Kalau Musashi Sushi, konsepnya lebih ke Sushi Bar, bisa comot langsung. Tapi juga bisa pesan menu lain dari daftar menunya. Biar hemat aku ambil aja yang ada di bar yang harganya terjangkau (bisa dilihat dari warna piringnya). Miriplah ya kayak kita di Sushi tei. Nah, di sini tuh lumayan ngantri. Kemarin aku datengnya cepet sih, jam 6 PM, langsung dapet tempat duduk. Lima belas menit makan ga berasa uda abis sepuluh piring aja.

IMG_20170417_125338_334.jpg

  1. Ramen

Ramen juga aku nyobain di dua tempat dan dua-duanya halal. Nyari ramen halal agak tricky di Jepang, karena mostly kuah kaldunya dibuat dari tulang babi. Jadi, nemu ramen halal rasanya bahagia banget!

Pertama aku nyobain di Naritaya Ramen, seputaran Asakusa juga, tapi ini rasanya B banget sih menurutku. Kuahnya kurang nendang gitu. Kalau bisa disimpulkan sih sebenarnya aku ga ngerekomendasiin yaa.

20170417_130136.jpg

Yang kedua Ayam-Ya Ramen. INI ENAK BANGET! YA ALLAH! Aku nyobain yang di Kyoto (di Tokyo juga ada). Aku pesan yang “extra rich soy ramen” sama Karaagenya. Kuahnya gurih banget, kental, pas banget dimakan anget-anget di cuaca Kyoto yang hujan hari itu. Ini juga antriannya lumayan. Dan lagi-lagi aku beruntung karena aku datengnya sekitar jam 6 PM.

IMG_20170417_125523_052.jpg

Ada satu lagi ramen halal di Osaka. Namanya ramen Honolu. Tapi kemarin ga aku kejarin, karena uda kekenyangan makan Takoyaki. Kalau menurut temenku yang sempat nyobain, ramen Honolu lebih enak rasanya dari Ayam-Ya ini.

  1. Takoyaki

Dari sebelum pergi uda beberapa kali pengen makan takoyaki, tapi mengurungkan niat sambil bergumam dalam hati “nanti aja makan di Jepang”. Temenku rekomendasiin kalau mau makan takoyaki di Osaka. Lagi-lagi ada dua yang aku cobain, di seputaran Osaka castle sama di seputaran Dotonbori. Both rasanya sama aja kayak yang di Indonesia ternyata.

Ada satu lagi yang aku cobain, bentuknya mirip kayak takoyaki, tapi adonannya lebih berasa telur dan makannya dicelupin ke kuah dashi gitu. Namanya Akashiyaki. Ga sempet foto aslinya. Langsung disantap habis.

  1. Soft serve matcha

Ini hal wajib lainnya. Soft serve rasa matcha! Enaaaaaakkkkkk! (apa sih yang ga enak buat gw)

20170417_130553.jpg

Selain soft serve, yang menarik lainnya adalah Matcha Ichigo Daifuku. Mochi rasa matcha yang di tengah-tengahnya ada strawberry gede. Itu juga enak! Strawberrynya manis!

20170417_125952.jpg

Selain matcha, rasa lain yang perlu dicobain adalah Sakura Mochi!

Sakura mochi sendiri berupa lapisan tipis mochi rasa Sakura yang diisi sama kacang merah dan dibungkus dengan daun Sakura. I’m not a fan of red bean. Jadi, aku ga suka.

Berikutnya aku coba soft serve rasa Sakura Mochi. Baru enak! Manis-manis, agak ngingetin sama es doger. Hahahaha. Jauh sih rasanya dari doger, tapi warna pink sama manisnya mirip kayak es doger.

20170417_130054.jpg

Satu lagi yang aku suka snack yang biasa aku beli di Family Mart. Kayak dorayaki gitu, isinya juga ada kacang merahnya, tapi ga banyak, jadi ga mendominasi rasa Sakura mochinya.

20170417_130620.jpg

  1. Strawberry

Ini mungkin hal terakhir yang jadi inceran aku. Makan strawberry yang ukurannya gede dan rasanya manis. Ada beberapa kali deh aku beli selama di sana. Harganya bervariasi, tergantung ukurannya.

20170417_125619.jpg

Dan lucunya, ada strawberry yang warnanya pucet begini. Aku ga nyobain sih, karena harganya justru lebih mahal.

20170417_130822.jpg

Selain makanan di atas ada beberapa makanan yang berhasil aku abadikan sebelum disantap habis:

20170403_192656.jpg

Gyudon

20170406_172810.jpg

Kaniboko

20170417_130028.jpg

Onigiri kesukaan, rasa tuna mayo, sarapan wajib tiap hari

20170417_130504.jpg

The famous Pablo cheesetart yang rasanya biasa aja

IMG_20170417_125802_855.jpg

Butterbeer! Every Potterhead dream!

DSC03568.JPG

Plate of sushi at Tsurutontan, they serve super big bowl udon

20170417_130525.jpg

Orange juice langsung dari buahnya

20170402_105501.jpg

Dango, but I prefer yang dikasi olesan saos coklat gitu

 

Advertisements

Bread Cake


Another challenge from Homemade Lovers. Ngerjain PRnya mepet sama deadline, cuma sekali buat doang. Ga puas sebenarnya sama hasilnya, karena hasil gulungannya belum rapi ditambahkan proofingnya lama karena pas ngebuat cuacanya lagi mendung. Diakalin deh ditaro deket oven. 

Seharusnya biar hasilnya cantik, pakai loyang khusus untuk roti tawar. Tapi karena ga punya, aku cuma pakai loyang biasa ukuran 20×20 cm. But it still worked kok.

Bahan ROTI:

125 gr Tepung protein Tinggi

25 gr Tepung protein sedang

25 gr Mentega 

20 gr Gula pasir

1 sdm Susu bubuk

1 sdt Yeast

2 gr Garam

1 btr Kuning telur

15 gr Susu kental manis

70 ml Susu cair

Selai strawberry secukupnya

Cara membuat :

– Aduk semuanya kecuali yeast sekitar 10 menit baru masukan yeast dan ulenin sampai kalis .

– kemudian giling selebar loyang roti tawar dan olesi selai diatasnya

– Gulung arah kebawah dan ditekan pas gulungan sampai akhir gulungan di cubit adonan . Alasin loyang dengan kertas roti kalau loyang nya yang bukan anti lengket

–  masukan ke loyang ukuran 20x20cm dan arah sambungan menghadap ke bawah, didiamkan sampai 2 kali lipat ukuran kira kira 1 jam 15 menit.

– setelah 1 jam buat adonan cake
CAKE: 

Bahan kuning Telor:

3  butir telur, pisahkan

50  gr gula

30  ml susu cair

30  ml minyak sayur

55  gr Tepung segitiga

Pewarna makanan
Cara membuatnya :

-kocok kuning telur & 20 gr gula halus sampai putih kemudian masukan susu cair , minyak & tepung aduk sampai rata . sisihkan

-kocok putih telur dengan mixer kecepatan sedang sampai berbuih. Pindah dengan cepatan tinggi masukan 30 gr gula sedikit demi sedikit sampai habis dan mixer sampai kental .

– kemudian campuran adonan kuning telor dengan putih telor dengan spatula dengan cara bolak balik .

– siap dituangkan ke atas adonan roti yang sudah mengembang

– panggang dalam suhu 180 c selama 40-55 menit (tergantung oven masing masing)

Ayam Kodok

IMG_0273.JPG

Ga, ga ada kodoknya sama sekali kok. Hanya karena bentuknya menyerupai kodok, makanya dinamakan Ayam Kodok. Gampangnya, ayam utuh yang dipisahkan dari kulitnya, diambil dagingnya, lalu dicincang dan dicampur bumbu-bumbu tambahan, kemudian dimasukkan kembali ke dalam kulitnya tadi, hingga menyerupai bentuk ayam utuh.

Menu ini adalah tugas dari Homemade Lovers untuk bulan Juli. Awalnya begitu tau tugasnya harus masak dan ada teknik menguliti ayam seperti ini, agak males. Langsung kebayang bakal ribet buat misahin kulitnya. Ternyata ga, hanya sedikit tricky aja. Dan kebetulan pas banget ada moment yang pas untuk mengeksekusi resep ini. Sejujurnya aku sendiri ga sempet ngerasain ayam kodoknya, karena uda keburu diserbu sama tamu-tamu. Tapi karena masih ada sisa adonan isi yang ga bisa masuk ke dalam kulit ayam, akhirnya aku buat jadi chicken nugget (see below). Jadi bisa nyobain rasanya gimana, and yes it tasted good.

Will I make this again? Yepp, tapi kalau lagi ada special moment aja sepertinya ;p

Bahan-bahan yang dibutuhkan lumayan banyak dan metodenya juga lumayan detail. Jadi aku copy paste aja dari resep yang dishare di grup ya.

BAHAN :

  • 1 ekor ayam negeri (total bisa diperoleh 300-500 gr daging ayam, cincang)
  • 4 butir telur rebus, kupas kulitnya (aku ga pakai)
  • 300 gram daging sapi cincang
  • 6 lembar roti tawar
  • 200 ml susu cair
  • 2 butir telur

 Bumbu, dihaluskan :

  • 1 1/2 sdt merica bubuk
  • 1/2 butir pala
  • 8 butir bawang putih
  • 8 butir bawang merah

 Bumbu lainnya :

  • 2 sdm kecap asin
  • 1 sdm saus tiram
  • 1 1/2 sdt kaldu bubuk
  • 1/2 sdt garam

 Saus untuk mengoles ayam saat dipanggang, aduk jadi satu :

  • 2 sdm kecap manis
  • 1 sdm kecap asin
  • 1 sdm margarine

Saus coklat :

  • 1 sdm margarine
  • 1 butir bawang bombay, cincang halus
  • 4 siung bawang putih, cincang halus
  • 1 1/2 sdt merica hitam butiran, tumbuk kasar
  • 1/2 butir pala, haluskan
  • 1/4 sdt merica bubuk
  • 2 sdt saus tiram
  • 3 sdm kecap manis
  • 1 1/2 sdm kecap asin
  • 1/2 sdt kaldu bubuk
  • 500 ml air kaldu (aku buat dari merebus sisa tulang ayam dengan 500 ml air)
  • 2 sdm maizena, cairkan dengan 2 sdm air

 CARA MEMBUAT :

Melepaskan Kulit Ayam

  1. Siapkan ayam, letakkan di meja datar, bersihkan ayam dengan menggosok permukaan kulit ayam dengan menggunakan garam kasar, gosok hingga kulit ayam bersih, cuci bersih ayam dari sisa garam dengan air mengalir.
  2. Persiapkan pisau dapur kecil yang tajam dan gunting, kita akan melepaskan kulit ayam. (actually, aku cuma pakai tangan dan pisau besar untuk matahin persendian tulang sayap dan pahanya)
  3. Letakkan ayam di atas meja, mulailah melepaskan kulit ayam dari bagian bawah ayam yang terbuka.
  4. Lepaskan dengan hati-hati dan perlahan dengan menggunakan pisau, gunakan jari anda untuk masuk ke dalam kulit dan lepaskan hati-hati jaringan di bawah kulit ayam. Jika sulit dilepas, gunakan gunting sebagai bantuan.
  5. Lakukan proses pelepasan kulit ini dari dua arah, yaitu dari bagian atas dan bawah ayam yang terbuka. Potong sendi antara sayap dengan badan menggunakan pisau tajam, biarkan sayap tetap utuh. Lakukan pada kedua sayap. Jika semua bagian badan telah lepas, keluarkan bagian badan ayam dari sayatan di bawah, sekarang kita akan melepaskan bagian paha.
  6. Tarik kulit di bagian paha hingga menyentuh bagian bawah, potong bagian sendi paha bawah yang tersambung dengan paha atas. Lakukan pada kedua paha. Potong setengah bagian paha bawah yang masih menempel di kulit, lakukan pada kedua paha. Gunakan pisau tajam dan alat pemukul yang berat saat melakukannya.
  7. Sekarang bagian badan ayam yang telah terlepas dari kulitnya bisa anda pisahkan, letakkan di mangkuk terpisah.
  8. Letakkan kulit ayam di meja, rapikan. Jahit bagian kulit yang berlubang dengan benang (aku pakai tusuk gigi). Jahit bagian ekor yang terbuka sehingga tertutup rapat (kita akan memasukkan isi lewat bagian leher ayam). Masukkan kulit ke dalam mangkuk, tutup rapat agar tetap lembab dan sisihkan.

 Membuat Isi:

  1. Lepaskan daging ayam dari tulang-tulangnya, akan terkumpul sekitar 300-500 gram daging. Cincang daging menggunakan pisau tajam atau masukkan ke dalam food processor dan proses hingga lumat.
  2. Rendam roti tawar dengan air susu, remas-remas hingga roti hancur. Tambahkan susu/air jika roti kurang basah. Sisihkan.
  3. Siapkan mangkuk, masukkan daging ayam cincang, daging sapi cincang, telur, bumbu halus dan roti tawar. Aduk rata. Tambahkan kecap asin, saus tiram, kaldu bubuk dan garam. Aduk hingga rata.

 Mengisikan Adonan ke Kulit Ayam:

  1. Bentangkan kulit ayam di meja, rapikan. Masukkan setengah adonan isi ke dalam kulit ayam, tekan dan dorong sehingga isi menjadi padat.
  2. Kalau menggunakan telur, masukkan dua butir telur ayam rebus di sisi kiri dan kanan ayam, masukkan kembali sisa adonan tekan dan padatkan di bagian paha dan badan ayam. Masukkan dua butir telur rebus dengan mendorongnya ke dalam adonan, letakkan di sisi bawah, kanan dan kiri.
  3. Padatkan adonan dan tarik kulit yang terbuka agar menutup, jahit dengan menggunakan jarum dan benang hingga kulit tertutup rapat. (aku bahkan melewatkan tahapan ini karena takut kulitnya sobek. Jadi hanya aku tutup dengan mengatur posisi sayap ayam agar menutup di atasnya, dan hasilnya aman, isinya tidak keluar ketika dikukus)
  4. Balikkan ayam, rapikan bentuknya.
  5. 20160708_154738.jpg

    Ready to steam

    Letakkan ayam di panci kukusan, kukus dengan api sedang selama 35 – 40 menit atau hingga ayam matang. Terlalu lama mengukus akan membuat kulit ayam menjadi pecah dan rusak.

  6. Olesi permukaan ayam dengan bumbu pengoles menggunakan kuas, ratakan hingga menutupi seluruh permukaan ayam. Panggang ayam di dalam oven dengan suhu 170’C selama 15 menit atau hingga permukaan ayam menjadi coklat keemasan dan terlihat mengkilap. Keluarkan ayam, olesi dengan bumbu pengoles sekali lagi dan panggang selama 5 menit. Angkat ayam, pindahkan ke piring saji.

 Membuat Saus Coklat:

  1. Siapkan wajan, panaskan margarine hingga meleleh dan panas, tumis bawang bombay dan bawang putih hingga harum dan kecoklatan.
  2. Tuangkan air kaldu, masak hingga mendidih.
  3. Masukkan kecap manis, saus tiram, kecap asin, lada hitam, kaldu bubuk dan merica bubuk. aduk rata.
  4. Tuangkan larutan maizena ke dalamnya, aduk rata hingga larutan mengental. cicipi rasanya. angkat.

 Penyajian:

Potong ayam membujur di tengah-tengah dari bagian leher ke bagian ujung belakang. Iris tipis masing-masing potongan sehingga telur bisa teriris dengan baik. Letakkan di piring saji dan siram dengan saus coklat.

***

wp-image-902987196jpg.jpg

Homemade chicken nugget

Karena ukuran ayam yang aku gunakan kecil, jadi tidak semua adonan isi bisa masuk ke dalam kulitnya. Jadi, sisanya aku olah jadi nugget. Sisa adonan isi aku tuang ke dalam loyang bulat ukuran 20 cm lalu aku kukus selama 40 menit juga. Setelah dingin, aku potong-potong sesuai ukuran yang aku mau, lalu celupkan ke dalam kocokan telur dan balur dengan tepung roti/tepung panir*. Simpan di dalam freezer minimal 1 jam sebelum digoreng.

*tepung rotinya aku buat sendiri. Jadi sisa roti tawar yang ada aku masukin ke dalam oven dengan suhu rendah sampai rotinya garing. Apabila sudah garing dan sudah hilang uap panasnya, roti tinggal diparut atau dimasukkan ke dalam food processor sampai agak kasar.

Pizza

I tried this recipe three times already. Dari tiga kali nyoba, pinggirannya selalu keras. Usut punya usut, kayaknya karena dibakar terlalu lama. Di instruksi hanya diminta dibakar selama 20 menit. Tapi aku selalu ngerasa lapisan bawah crustnya belum cukup coklat, takut masih mentah crustnya, jadi waktunya ditambah. Ternyata malah pinggirannya jadi keras. Jadi, ikutin kata resepnya aja ya mba yuuuu 😅

Buat topping, ga ada resep khusus, bisa kreasi sesuai selera. Saosnya bisa dipilih pakai saos tomat atau pesto. Lalu bisa pakai smoked beef, daging cincang, sosis, paprika, jamur, jagung, nanas, tuna or anything else comes to your head. Kejunya juga ga harus mozarella atau parmesan. You can go with cheaper option like cheddar or quick melt Kraft.

Bahan untuk crust:

500 gr tepung cakra kembar

1/2 sdm garam

1/2 sdm gula pasir

7 gr (2 sdt) ragi instan

325 ml air
Cara membuat:

  1. Campur semua bahan di wadah ukuran sedang. Uleni dengan tangan atau bisa dengan bantuan mixer dengan hook attachment tool. Uleni sampai adonan tercampur rata dan kalis serta menyatu membentuk bola besar (kalau disentuh adonannya tidak nempel di tangan)
  2. Diamkan selama 45 menit – 1 jam sampai adonan mengembang dua kali lipat dari ukuran awal
  3. Setelah 1 jam dan adonan mengembang, here comes the fun part. Kempiskan adonan dengan cara dipukul sekali agar udara yang ada di dalamnya keluar.
  4. Bagi 4 adonan. Ambil 1 bagian lalu tipiskan di atas permukaan yang sudah ditaburi tepung sampai ketebalan 0,5 cm.
  5. Topping: seperti yang aku bilang sebelumnya, toppingnya bebas. But the key is to put less. Kadang kita terlalu semangat to put everything on top of our pizza. Kalo aku suka pakai saos tomat, lalu taburin oregano kering di atasnya, dan pakai sosis + paprika + bawang bombay + jamur, baru di atasnya diberi taburan keju.
  6. Panaskan oven suhu 170°C dan bakar selama 20 menit. Kelar deh 😋

Craquelin Choux

IMG_20160615_083326[1]

As I mention on my previous post, I just joined cooking/baking group called Homemade Lovers, where every month we have to do task given by group leader and execute it as good as we can. This month challenge is choux pastry or mostly known here in Indonesia as “kue soes”. I have ever post choux pastry recipe in my old post, but this version I admit had better result. I got the perfect puffy pastry with huge space inside to filled with cream.

We were pushed to make something unique, not just ordinary choux pastry. There are several ideas shared in our group, but my minds stuck to this Craquelin Choux. I have been wondering how to make it since long time. I first noticed this type of choux pastry in the final of Masterchef Junior Australia a few years ago. Yes, I said Junior. How to make the crack on the top of the choux. Now, I know how!

Choux Ingredients:

  • 65 gr bread flour
  • 50 gr margarine
  • 150 ml water or milk
  • 1 tsp Caster sugar
  • a pinch of salt
  • 2 Large eggs

Methods:

  1. Heat margarine + water/milk + sugar + salt in a saucepan until margarine is melted. As soon as margarine is melted remove the pan from the heat (don’t let it boil too long as the batter will turn out dry)
  2. Add in flour and stir mixture with wooden spoon or spatula until the dough forms a ball and no longer sticks to the sides of the pan. You may notice the dough seems wet, not to worry after few minutes the flour absorbs the water.
  3. Preheat the oven to 170°C (even tough the recipe called for 200°C)
  4. Add eggs and mix again until it well incorporated
  5. Pour in to the piping bag with the nozzle as preference.
  6. Bake for 40 minutes in 170°C.

* Make sure baking sheet that already greased thinly with margarine and dusted with flour

**I have ever tried baked this in 200°C for 20 mins but it burnt. I found this way stabilize the temperature and less possibility to be burnt and your choux would still rise beautifully. And, after you are done, do not open your oven immediately. Turn off the gas and let the choux sit inside for 10-15 minutes before you let it out.

Cream Pastry ingredients:

  • 1 egg and 1 egg yolk
  • 1 tbsp corn flour
  • 60 gr Caster sugar
  • 250 ml milk (you can reduce to 200 ml)
  • 1 tbsp margarine (I forgot to put it in!!!!)
  • 1/2 tsp Vanilla extract / essence

Method:

  1. Whisk the eggs, sugar and corn flour until thick and pale in colour.
  2. Place the cream and the milk in a saucepan and bring to boil.
  3. Pour small part of milk over the egg mixture, whisking all the time. Then pour the whole mixture back to the milk in a saucepan and whisk over a gentle heat until the mixture becomes thick and boiling. Keep out from heat, keep stirring. Wait for a few minutes, add in margarine and vanilla. Stir until it well incorporated with the cream. While cooling, cover it with the plastic clingwrap to avoid the cream turn dry. Chill in the refrigerator until needed.

* You may prepare this filling one day in advance.

 

Craquelin ingredients:

  • 50 gr Butter
  • 40 gr sugar
  • 60 gr All purpose Flour

Method:

  1. Beat butter and sugar till light and creamy, add in sifted flour, mix to combine.
  2. Keep the fridge to harden.
  3. Place dough in between two sheets, roll thinly
  4. Cut into small square and place on top of the choux pastry

 

Killer Soft Bread

_MG_4225[1]

Killer soft bread

As the name, this bread is really soft. And I also promise you this recipe is failed-proof.

You may know I love baking cakes, cupcakes, or anything where yeast doesn’t come along in the recipe. My dough always failed and it wouldn’t rise as it suppose to be, as a result the final product is hard to chew.

Couple weeks ago I join online baking group on Instagram, called Homemade Lovers. here I found bunch of people who love to cook or bake in daily activity. There will be one challenge every month that mandatory for all participants and we all will post our end result at the same time as scheduled by the group leader (FYI, the challenge for June is choux pastry, I will post that in my next post).

Beside one regular challenge every month, this group also challenge you to try some thematic recipe, just for fun. One of the challenge is to bake creation of Killer Soft Bread recipe. After saw several post they posted on Instagram, I wanted to try the recipe.

Actually i don’t know the origin of this recipe, but you can google it and found Victoria Bake mentioned in most linked.

Without further adieu here is the recipe:

  • 260 gr bread flour (cakra kembar)
  • 1 tsp dry yeast
  • 40 gr sugar
  • 2 egg yolks
  • 150 ml milk
  • 30 gr margarine/butter
  • pinch of salt
  • stuffing: cheese/sausage/chocolate sprinkle/or anything into your liking

Method:

  1. You can use hand or electric mixer to make the dough ( I use mixer with hook attachment).
  2. Combine flour + sugar + egg yolks + milk + yeast + salt. Set your mixer to lowest speed and mix them all until it reach dough form, smooth and slightly tacky when you touch it.
  3. Add margarine into the dough and mix again until it blends well and turn your mixer to highest speed and mix for 2 minutes.
  4. Prepare a bowl and smeared it with a little touch of oil. Transfer the dough into the bowl and cover it with plastic wrap and let it rest and rise around 50-60 minutes. This is what we called as proofing.
  5. After proofing phase your dough will double in size. Transfer to flat working space that already dusted with thin flour and give it a little knead.
  6. Divide your dough into 9 little balls. Place one ball on your palm and press it flat. Stuffed with your preference stuffing (I use cheese). And cover it back and form back into ball.
  7. Place the tiny dough inside 9 inches square pans, and let it rises again for the second time around 30-50 minutes.
  8. Bake in 170°C for 20 minutes. And voila!! Warm, fresh, soft bread ready for your taste buds.

Read More

Mille Feuille Crepe Cake

IMG_2714

Selama di Jakarta kemarin,si tante sering banget bawain any kind of sweet treats sehabis pulang ngantor. Salah satunya crepes cake dari First Love Cake yang ada di Plaza Indonesia. Aku cobain rasa green tea sama blueberry. Dua-duanya ENAK!!! Kalo sepupuku doyannya yang Oreo. Pada dasarnya emang semua varian crepes cake nya enak. Antara layer nya semua dikasiin whipped cream yang dikombinasi dengan berbagai rasa. Ada yang original, matcha, atau variasi rasa di adonan crepe nya sendiri, misalnya untuk yang Oreo.

Jadi, setelah mencoba makan, timbul keinginan untuk mencoba buat sendiri. Uda dari lama punya resep crepe cake nya Martha Stewart. Tapi mengingat harus membuat layer demi layer crepe, kok rasanya malas. Apalagi kalo crepenya malah jadi ancur pas diangkat. Tapi karena penasaran, ya dibongkar lagilah si buku resep buat nyobain sendiri.

Bahan:

90 gr tepung terigu protein sedang

90 gr mentega/margarin, lelehkan

310 ml susu cair

3 butir telur

1 sdt vanila bubuk/extract

100 gr gula pasir

sedikit garam

whipped cream/nutella/fresh fruit/any type of jam (be creative)

IMG_2712

Cara membuat:

  1. campur tepung + gula + garam + vanili bubuk (kalau pakai extract campurin ke larutan susu), sisihkan
  2. campur telur + susu cair, aduk rata. Tuang ke campuran tepung, aduk.
  3. tambahkan mentega/margarin cair, aduk lagi sampai adonan halus dan licin. Saring adonan. Lalu simpah di wadah kedap udara selama 2 jam – semalaman.
  4. siapkan wajan khusus crepe atau wajan anti lengket biasa, diameter 6 inch (sekitar 16 cm).
  5. tuang sekitar 3-4 sdm adonan crepe dan masak dengan api sedang selama 30 detik. Lakukan sampai adonan habis.
  6. lalu masuk ke dalam tahapan finishing. Intinya tahapan prosesnya: crepe – cream/jam – crepe – cream/jam – crepe – … – crepe. Ditumpuk-tumpuk terus hingga akhirnya berbentuk cake.

IMG_2732

Dengan ukuran wajan yang aku pakai, hasilnya jadi mini crepes cake, untuk konsumsi 3-4 orang. Kalau mau buat untuk konsumsi yang lebih besar, resepnya bisa didouble dan ukuran pan yang digunakan bisa diubah ke ukuran 8 – 9 inch (20 – 23 cm).

Selamat menyenangkan perut sendiri dan perut orang-orang sekitar 🙂